Bernapas bukan sekadar "menghirup" dan "menghembuskan" napas, melainkanproses intidalam konversi energi kehidupan. Dari sudut pandang ahli gizi, makanan seperti jagung, telur, dan daging ayam yang kita konsumsi (seperti ditunjukkan pada tabel P38-39 di buku teks) hanyalah "bahan bakar" yang tersimpan di dalam sel, sedangkan oksigen yang dihirup oleh sistem pernapasan adalah "pengoksidasi" yang membakar bahan bakar tersebut.
Makna Vital Sistem Pernapasan
- Siklus Tertutup Pasokan Energi: Menggunakan oksigen untuk melepaskan energi kimia dari makanan, yang mendorong detak jantung, kontraksi otot, dan semua aktivitas kehidupan lainnya.
- Gerbang Pertukaran Gas: Terdiri dari rongga hidung (dengan rambut hidung, mukosa, kapiler), faring, laring, trakea,bronkusdanparu-parumemastikan udara dihangatkan, dilembabkan, dan dibersihkan sebelum masuk.
- Struktur Menentukan Efisiensi: Kelancaran saluran pernapasan adalah prasyarat untuk konversi energi. Misalnya, peradangan bronkus dapat meningkatkan resistensi saluran napas, sehingga pasokan oksigen "terputus".